News & Events

Prioritas

Prioritas

Kreasi Buku Penghasil Doku

Buku unik ini bisa manjadi pilihan hadiah. Berawal dari hobi akhirnya menjadi lahan meraup untung.

Tangan Astari sibuk memilih tumpukan buku-buku unik yang tersusun rapi di rak di pameran di Jakarta, dua pekan lalu. Astari hendak memilih buku unik nan cantik itu sebagai buku tamu di acara resepsi pernikahannya Januari besok. Buku pilihan Astari unik berbeda dengan scrapbook yang banyak di pasaran. Buku itu kreasi Selvia, perempuan muda asal Tangerang.

Mulanya Selvia hobi memotong kertas dan menjadikannya hiasan buku. Majalah bekas dan pernak-pernik cantik dimanfaatkan Selvia untuk mempercantik buku kreasinya. “Ini mulanya dari hobi. Saya bikin sepuluh buku dan saya jual di kaskus,” kata Selvia ketika dihubungi Prioritas, Selasa pekan lalu.

Ternyata dari keisengan menawarkan hasil kreasinya lewat situs kaskus itu mendapat respon positif dari konsumen. Pemasaran melalui dunia maya kaskus tersebut berlangsung selama setahun.

“Ternyata banyak yang suka produk saya, jadi saya baru berani mengembangkan,” ujar Selvia. Hal tersebutlah yang merespon Selvia untuk mengembangkan bisnisnya. Dari situlah Selvia mulai berpikir untuk mencari stand di mall di kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara.

Bisnis Selvia yang bermula dari 10 buku ini makin berkembang. Jika ada pesanan, pameran, atau event-event tertentu Selvia biasanya membuat lebih. “Sebenarnya juga tergantung musim,” kata Selvia. Dia menghitung dalm dua hari paling banyak dia bisa memproduksi sampai 200 buku.

Menurut dia, banyak konsumen yang mengira buku buatannya tersebut berasal dari Korea. Padahal itu murni buatan local. Permintaan bakal melonjak ketika menjelang Natal, Tahun Baru dan Valentine.

Konsumen anak muda membidik buku kreasinya sebagai alternatif pilihan hadiah. “Bisa jadi pilihan buat tukar kado,” imbuh Selvia. Seperti misalnya menjelang Natal dan Tahun Baru, Selvia memproduksi buku-buku bertemakan Natal dan Tahun Baru. “Valentine nanti juga ada,” sambungnya.

Selvia juga bilang konsumennya bukan hanya anak muda. Menurut dia buku kreasinya itu bisa juga dipakai untuk orang dewasa. Anak kecil misalnya memakai buku ini untuk corat-coret atau menggambar. Selvia sengaja memakai kertas polos pada buku kreasinya itu. “Bisa menjadi scrapbook,” imbuhnya.

Selain itu bagi para traveler, buku ini bisa juga menjadi pilihan. “Misal jalan ke luar negeri, ada keterangan berangkat jam berapa ada tiketnya mungkin yang bisa ditempel,” jelasnya. Tidak perlu khawatir buku ini akan habis. Jika kehabisan, ada isi ulang yang disediakan. Sehingga tidak perlu merogoh kocek dua kali untuk membeli buku.

Selvia tidak mungkin sendiri mengerjakan pesanan yang menumpuk atau untuk stok toko. Dia dibantu lima orang pegawai. “Ide dari tim kreatif,” kata dia.

Soal keuntungan yang didapat, menurut Selvia itu tergantung event yang ada. Menurutnya jika ada pameran atau pesanan omsetnya bisa naik. “Kalau ada pameran seminggu, omzetnya bisa setara dengan sebulan,” kata dia.

Terlebih lagi jika ada order besar dari reseller dan luar kota. Selvia memperkirakan, jika tidak ada pesanan atau pameran dalam sebulan omzet yang didapatnya mencapai Rp 60 juta.

Jika dalam suasana Natal, Tahun Baru atau Valentine, menurut Selvia pendapatannya bisa naik sebesar 20 sampai 30 persen. “Karena itukan ada marketnya sendiri,” pungkas Selvia.

 

-FADILA FIKRIANI ARMADITA-